Jum’at tanggal 24 Mei 2019 pukul 11.20 s.d 13.00 WIB, bertempat di Perpustakaan UNTIDAR telah diselenggarakan Kajian Rumah An-Nisa’ dengan tema “Lailatul Qadr” yang disampaikan oleh Dr. Farikah, M.Pd. dengan jumlah peserta kajian 15 orang.

Al-Qur’an adalah kitab suci kaum muslimin dan menjadi sumber ajaran Islam yang pertama dan utama yang harus mereka imani dan aplikasikan dalam kehidupan mereka agar mereka memperoleh kebaikan di dunia dan di akhirat.

Foto oleh Ulfah
Foto oleh Ulfah
Foto oleh Ulfah

Sejarah Nuzulul Qur’an => Tahap pertama yaitu , Al-Qur’an diturunkan ke lauh al-mahfuzh secara sekaligus, tahapan kedua yaitu Al-Qur’an turun dari Lauh Mahfudh ke Baitul izzah di Langit dunia, tahap ketiga yaitu Al-Qur’an turun dari Baitul Izzah di langit dunia langsung kepada Nabi Muhammad SAW tetapi turunnya kepada Nabi tidak dengan sekaligus melainkan sedikit-sedikit menurut keperluan, masa, dan tempat.

Hikmah diturunkannya Al-Qur’an secara gradual : 1.) Untuk menguatkan hati Rasulullah SAW 2.) Supaya mudah dihafal dan difahami 3.) Untuk menjawab pertanyaan yang diajukan kepada Rasulullah atau penolakan suatu pendapat yang berkembang atau perbuatan yang dilakukan 4.) Untuk meneguhkan dan menghibur hati para pengikut Rasulullah yang hidup semasa dengan beliau dalam menghadapi manis getirnya perjuangan menegakan kebenaran dan ajaran tauhid 5.) Mengiringi kejadian-kejadian di masyarakat dan bertahap dalam menetapkan suatu hukum.

Salah satu keistimewaan Ramadhan adalah Malam Kemulyaan (Lailatul Qadar), sebagimana diperkuat oelh Q.S Al Qadar, 1-5. Lailatul Qadar dimaknai sebagai malam turunnya al-Qur-an, maka berdasarkan banyak pendapat, Lailatul Qadar terjadi dalam berbagai waktu (1) pada malam pertama Ramadhan, (2) pada malam ke-17 Ramadhan, dan (3) pada malam ke-27 Ramadhan. Sebagian besar para ulama’ bersepakat bahwa Lailatul Qadar jatuh pada malam ke-27 Ramadhan.

Lailatul Qadar bukan hanya disediakan untuk sembarang orang yang terjaga pada malam hari di antara 10 hari terakhir, melainkan tersedia dan dapat diperuntukkan bagi ummat mukmin yang memang benarbenar berdoa dan beribadah pada malam itu. Karena kebaikan yang dibawa malaikat Jibril hanya bisa sampai kepada orang-orang yang sungguh beribadah dan berdoa.

 

Tinggalkan Balasan ke Karya Ilmiah Batal balasan

Please enter your comment!
Please enter your name here