Perpustakaan Universitas Tidar kini punya fasilitas baru untuk memikat hati pemustakanya.

Fasilitas baru
Fasilitas baru

Apa itu? Yap, yaitu ada fasilitas alat ukur berat badan dan alat ukur tinggi badan. Pemustaka (mahasiswa, dosen dan karyawan) bisa mengukur secara mandiri. Kedua alat ukur ini sengaja disediakan untuk menarik pengunjung lebih lama dan betah. “Selain bikin nyaman, fasilitas yang baru diresmikan bulan Ramadha 2017 ini bertujuan memberikan edukasi mengukur Berat Badan Ideal supaya warga kampus sadar kesehatan”, papar Sepfian Puput Hanita, tenaga teknik perpustakaan.

Menurut Sepfian, cara sederhana mengukur berat badan ideal (BDI) bagi laki laki dan perempuan adalah tinggi badan (TB) dikurangi berat badan (BB) sama dengan 110.

Sepfian melanjutkan penjelasannya, bahwa seandainya menginginkan perhitungan lebih detail lagi. Maka cara penghitungannya adalah BDI = TB satuan kilogram : Kuadrat BB satuan meter.

Berikut adalah patokan hasil hitungan berat badan ideal.
< 17 = sangat kurus.
17 – 18 = kurus.
18,1 – 21 = berat badan normal.
21,1 – 26 = gemuk.
26,1 – 30 = sangat gemuk.
> 30 = obesitas (WARNING!!!!).

 

Contohnya jika seorang bernama Melia memiliki berat badan 50 kg dengan tinggi badan 1,65 meter. Maka penghitungannya sebagai berikut:

Rumus: BDI = BB : KTB
BDI = 50kg : 1,65 m <== setelah dijadikan meter lalu dikuadratkan.
BDI = 50kg : 2,7225 m (rumus matematika pembagian)
BDI = 18,36
Nah, ketahuan jika Melia memiliki berat badan ideal atau normal.
Anda pun bisa mempraktekkannya sendiri. Yuks ke perpustakaan.
Alat ukur berat badan
Alat ukur berat badan
Alat ukur tinggi badan
Alat ukur tinggi badan
Mahasiswa sedang mengukur tinggi badan dan berat badan
Mahasiswa sedang mengukur tinggi badan dan berat badan
BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY